Kamis, 21 Oktober 2010

TP3-JarKom

MODUL 3
KONFIGURASI JARINGAN DASAR DAN PERINTAH DASAR JARINGAN UNTUK TROUBLESHOOTING

TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Mahasiswa mampu menggunakan tools jaringan yang ada.
2. Mahasiswa memahami perintah– perintah dasar konfigurasi jaringan
3. Mahasiswa memahami konsep Layering

PERALATAN YANG DIBUTUHKAN
1. Beberapa PC yang akan dihubungkan dalam jaringan.
2. Hub sebagai penghubung jaringan.
3. Kabel jaringan secukupnya.

DASAR TEORI
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih dari komputer yang saling berhubungan satu sama lain. Kebutuhan yang diperlukan dalam koneksi jaringan :
1. Koneksi secara fisik (Topologi secara fisik)
2. Koneksi secara Logis (Topologi secara Logic)
Beberapa jenis/tipe koneksi secara fisik yang dikenal menggunakan tipe bus, star, ring dan lain-lain. Sedangkan topologi secara logik jaringan merupakan aturan supaya perangkat jaringan bisa saling berkomunikasi. Ada beberapa jenis topologi logik yang dikenal saat ini yaitu :
1. Aturan bagaimana data di transmisikan lewat media
-   Arsitektur Ethernet  : Yang paling banyak digunakan karena relatif sederhana dan murah dan tidak memerlukan instalasi yang rumit.  
Arsitektur Token Ring :Dikembangkan oleh IBM dengan standar IEEE 802.5 dimana setiap komputer berada dalam satu lingkaran (ring).
- Arsitektur FDDI  : FDDI kepanjangan dari Fiber Distributed data Interface, merupakan protokol yang menggunakan serat optik ganda. Serat optik terdiri dari dua lingkaran primary dan secondary. Dalam proses transfer data, hanya lingkaran primary yang digunakan, namum bila primary mengalami kegagalan secara otomatis akan diambil alih oleh secondary
- Arsitektur ATM : ATM kepanjangan dari Asynchronous Trnasfer Mode, yang menggunakan suatu arsitektur yang menggunakan frame secara tetap yaitu 53 bit. Dengan penggunaan frame secara tetap, dapat diketahui ketepatan pengiriman paket data.
- ArsitekturArcNet : Dikembangkan oleh Datapoint Corp. tapi tidak memperoleh standar dari IEEE. Walaupun termasuk jaringan yang mudah dan murah namun memiliki kecepatan transfer data yang rendah, kurang lebih 2.5 Mbps

2. Aturan bagaimana komputer saling bertukar data/informasi
TCP/IP
IPX/SPX 
Protokol yang paling banyak dipakai saat ini adalah TCP/IP. Protokol TCP/IP merupakan protokol yang melandasi jaringan internet. Protokol ini dimasukkan dalam fiture dalam sistem operasi. Aspek lain yang penting dari TCP/IP adalah membentuk suatu standarisasi dalam komunikasi. Dengan TCP/IP, pengguna tidak perlu lagi memikirkan bentuk fisik jaringan untuk melakukan sebuah komunikasi.
 TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer). Dengan dibentuk dalam layer,
akan mempermudah untuk pengembangan dan pengimplementasian. Antar layer dapat berkomunikasi ke atas maupun ke bawah dengan suatu penghubung interface. Tiap-tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dan saling mendukung layer diatasnya.
Pada protokol TCP/IP dibagi menjadi 4 layer, yaitu :
1.     Layer Network, berisikan layer phisik dan datalink yang merupakan perangkat keras jaringan. Ethernet bekerja pada layer ini.
2.  Layer Internet Protocol, Internet Protocol (IP) adalah protokol yang paling penting. IP memberikan fungsi pengalamatan dan fungsi routing pada jaringan dalam pengiriman data.
3. Layer Transport, Layer transport memberikan fungsi pengiriman data secara end-to-end ke sisi remote. Aplikasi yang beragam dapat melakukan komunikasi secara serentak (simulaneously).
4. Layer Application, sebagai interface user berupa program aplikasi untuk berkomunikasi menggunakan TCP/IP.

Ada beberapa command pada sistem operasi Linux dan MS Windows yang dipakai untuk melakukan  konfigurasi dan troubleshooting jaringan : Tabel Command Sistem Operasi Untuk Troubleshooting 

TUGAS PENDAHULUAN
Jelaskan cara penggunaan command dibawah ini beserta option yang digunakan dan artinya
1. lspci                    2. mii-tool              3. arp
4. ifconfig               5. route                 6. Ping
7. traceroute           8. ipconfig
9. netstat                10. pathping



Tidak ada komentar:

Posting Komentar